TELEPON
Alat komunikasi telpon adalah alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal elektrik dalam jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk berkomunikasi dengan pengguna lainya.
Alat komunikasi ini sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia dalam berkomunikasi. Hal ini ditandai begitu pesatnya perkembangan alat telpon dari awal ditemukan hingga sekarang. Faktanya begitu jelas setiap orang pasti membutuhkan alat ini pada zaman maju sekarang ini guna kebutuhan komunikasi dan informasi.
DAMPAK POSITIF TELEPON
meningkatkan konektivitas, baik jarak dekat maupun jarak
jauh dan mengurangi jumlah waktu dimana kita tidak bisa berkomunikasi dengan
orang lain.
Dampak telepon seluler bagi kehidupan sosial juga menemukan
bahwa setengah dari responden menggunakan handphone mereka untuk tujuan bisnis
saat melakukan liburan, mengaburkan batas antara kehidupan kerja dan kehidupan
pribadi. Temuan lain adalah memiliki handphone meningkatkan beban kerja
seseorang, tetapi ada juga yang mengatakan bahwa handphone meningkatkan
produktivitas mereka.
Dampak positif handphone bagi anak-anak dan remaja adalah
memungkinkan mereka mengembangkan kemandirian mereka. Penelitian tahun 2007
oleh Australia Nastional University mengungkapkan bahwa 30% orang tua akan
membiarkan anak mereka berada di luar jika memegang handphone agar tetap bisa
dihubungi.
DAMPAK NEGATIF
Dampak negatif yang timbul akibat penggunaan telephone yang
terlalu lama akan mengganggu kesehatan penggunanya. Hal ini disebabkan oleh
radiasi gelombang elektromagnetik yang keluar dari handphone. Handphone dengan
sinyal yang tidak teratur juga tidak baik bagi kesehatan, ketika handphone
sedang mencari sinyal, radiasi yang keluar justru semakin kuat. Ada 2 penyakit
yang timbul akibat terlalu sering menggunakan handphone, yaitu penyakit
alzheimer (kepikunan dini) dan penyakit tumor non kanker. Sebuah penelitian
baru menunjukkan bahwa penggunaan telepon seluler tidak menunjukkan hubungan
dengan peningkatan risiko glioma. Namun, kasusnya mungkin berbeda untuk
penggunaan telepon seluler secara intensif selama bertahun-tahun. Glioma
merupakan jenis kanker otak yang paling sering ditemukan. Dan selain itu juga
penggunaan telephon seluler yang terlalu lama akan menyebabkan gangguan
pendengaran pada telinga kita.
Selain itu, ada beberapa dampak negatif penggunaan telepon
seluler, seperti:
- Bagi anak yang telah
memiliki telepon selular, mampu mengganggu tingkat konsentrasi si anak saat
belajar (konsentrasi justru tertuju pada fitur games, jaringan sosial, SMS, dan
lain sebagainya)
- Efek radiasi telepon
selular yang berbahaya bagi otak (telepon selular mengubah suara menjadi
gelombang elektromagnetik seperti halnya radio. Kuatnya pancaran gelombang dan
letak telepon selular yang menempel di kepala akan mengubah sel-sel otak
hingga berkembang abnormal dan potensial menjadi sel kanker)
- Mampu mengundang
tingkat kriminalitas (dapat mengundang orang lain untuk melakukan tindakan
pencurian atau penjambretan telepon selular seseorang)
- Dari segi psikologis ,
manusia menjadi malas untuk bersosialisasi dengan teman dan lingkungan sekitar
(dengan fasilitas yang dimiliki oleh telepon selular, maka di zaman yang serba
canggih dan modern ini segalanya bisa dilakukan dengan duduk di tempat tanpa
perlu beranjak dari tempat duduk dan meninggalkan aktivitas seseorang. Mulai
dari mengisi pulsa, transfer uang, memesan tiket, belanja, hingga memesan
makanan dapat dilakukan tanpa beranjak dari tempat sedikitpun).
mengapa perlu adanya telepon, bagaimana menanggapinya?
"telepon memang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari, sebagai penghubung manusia yang satu dengan yang lain, namun ada batasan tertentu agar tidak salah dalam menggunakan telepon tersebut, jangan sampai hanya karena keseringan bertelepon menjadi sakit dan boros, gunakan telepon dengan sperlunya dan batasi pengunaaanya"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar